Beranda > Puisi > Penenun Hujan

Penenun Hujan


Berpisah itu menyakitkan …hujan

Apalagi bila anak anak gerimis begitu menyejukan pandangan

Bilakah kita tidak usah bertemu dan membuat sungai kenangan ini

Menjadi hal yang paling pahit dalam hidupku

Laki laki tak boleh menangis

Katamu waktu kita bertemu di malam yang dingin,

Engkau berselimut awan aku berpayung secangkir kopi

Untuk menahan hujan kantuk ini

Aku tidak menangis..

Aku hanya ingin menghargai anugrah air mata..

 

Kategori:Puisi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: