Beranda > Kisah & Teladan > Romantic history of Ali Ibn Abi Thalib & Fathimah Az zahra

Romantic history of Ali Ibn Abi Thalib & Fathimah Az zahra


Fatimah and Ali…

The Greatest Love Story forever….about Imam Ali bin Abi Thalib and Fatimah Az- Zahra.

Ada rahasia terdalam di hati ‘Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun.
Kedua muda mudi ini ternyata saling menyimpan rasa satu sama lain…saling kagum satu sama lainn….dan terus mereka pendam.
Fatimah itu benar-benar membuat Ali terpesona…karib kecil plus sepupunya itu mempesona ali dengan kesantunannya, imannya, ibadahnya, kecekatannya…dan parasnya..
Rasa kagum Ali bertambah pada saat Rasulullah SAW di lempari kotoran oleh kaum Quraisy dan dianiaya hingga berdarah..saat itu Fatimah dengan lembut merawat Ayahnya tercinta namun tetap gagah saat maju dan menghardik kaum Quraisy yang telah menghina ayahnya itu…. 

Ali masih gak tahu apakah itu yang disebut cintaaa…tapi yang pasti Ali gak bisa nutupin perasaannya akan Fatimah..
Fatimah itu puteri Rasul…Ali pikir…siapa dirinya sampe berani mengharapkan Fatimah ….gak pantesss..mungkin itu pikir Ali..
Perasaan yang terus Ali pendam itu suatu ketika diuji Oleh Sang Maha Pencipta..

Ali sebenernya sedang berusaha untuk bisa melamar Fatimah…karena miskin dan takut gak bisa memberi mahar yang pantas buat Fatimah..Ali terus bekerja kerasss
tapi ujug-ujug Ali denger kabar kalo Fatimah dilamar oranggg…..
OH Nooooo…pikir Ali..Hmmmm….siapa orang itu ????
Usut punya usut ..ternyata si Pelamar adalah sohibnya sendiri..orang yang ia Hormati.kepercayaan Rasull.. “Abu Bakar as Siddiq”..
lemes lahh Ali mendengar kabar itu…Ali merasa kalah…Ali pikir dia bukan tandingan Abu Bakar
apalah ia dibanding Abu Bakar..lantas Ali pun memilih untuk mengalahh
mencoba mengikhlaskan Fatimah…
Buat Ali ini adalah ujian persaudaraan dan cinta, dan Ali lebih mengutamakan Abu Bakar karena ia yakin Abu bakar pasti bisa membahagiakan Fatimah..begitu pikirnya..

tak taunya lamaran Abu Bakar di tolak oleh Fatimah…
Yessss..pikir Ali..kesempetann niy…masihh terbuka lebarrrr……

Baruuuu ajaaa…tunas harapan tumbuh di hati Ali….
gak lama berselanggg….terdengar lagi kabar bahwa Umar bin Khattab Al Farukh..sang singa Padang Pasirrr melamar Fatimahh..
OH Nooooo……. Umar lewat setan aja pada larii…satu mekkah gak ada yang berani melawan diaa..
beratt juga nich!!! cobaan buat Ali..
Ali kembali patah hatii..Apa mau dikata? Mau apa di kata? Apa di kata mau?
Lagi-lagi Ali mencoba untuk ikhlas dan sabar…

Ternyata Fatimah kembali menolak lamaran Al Farukh….
Ali bingungg…ampunnn dahh Umar aja ditolakk * pikir Ali *
sebenernya menantu macam apa sich yang diingini oleh Rasul dan Putrinya??
tapi disela kebingungannya itu..teteppp diem diem Ali merasa Happy..

Tapi Happynya gak lamaa…..!!! karena gak lama ada lagi kabarr klo Fatimah di lamar oleh Ustman bin Affan..
Ujian yang bener-bener berat buat Ali..coba bayangin klo kalian jadi beliau.. mencintai seorang wanita..menyimpan rasa sejak lama..tapi merasa gak pantas..!! dan tidak ada harta untuk melamarrr sementara pesaing-pesaingnya adalah Sahabatnya sendiri.. yang keimanannya gak perlu diragukan lagi.. Apalagi kedudukannya di mata Nabi lebih tinggi daripada Ali…
Kecil hatii sich..!! tapi tetep berjiwa besarr.. SALUUT!!!

Ternyata Allah menyimpan kejutan untuk Ali * sering bikin Ali deg-deg an soalnya*
Kabar terupdate juga bilang klo , Ustman di tolak lamarannya..
selain gembira..Ali juga makin bingunggg….sahabat-sahab
at terbaikk udah melamar tapi di tolak semuaa
Sebenernya Fatimah Az Zahra itu punya kriteria apa siy buat calon-nya?
Apa jangan2 Rasul ingin Fatimah menikahi kaum Anshar..untuk mempererat hubungan??
Bingung..bingungg…Ali memikirnya
dan curhatlah Ali ke kawan-kawannya.. “Sob…bingung niy kira2 menantu seperti apa siy yang diharapin ama Rasul?”
dan kawan-kawannya pun menjawab..”Coba aja sampeyan yang lamar sob..Feelingku nich!! sampeyan yang ditunggu-tunggu ama baginda Nabi buat ngelamar putrinya”
Antara..percaya nggak percaya..ragu dan bimbang..dan sedikit pede…” Masa’ sichhh??’ kata Ali…”Klo bener begitu, Aku kan coba sobbb..Bismillahh!!!”

Dengan mengucap bismillah, Ali menghadap sang Nabi
bayangkan Ali gak punya apa-apa..tapi tetap memberanikan diri melamar Fatimah..
Ali lapor kepada baginda Nabi bahwa ia cuma punya baju perang yang terbuat dari besi , yang jika lamarannya diterima akan ia jual sebagai mahar untuk Fatimah..
Fatimah menjawab dengan diam (wajah tertunduk sambil tersenyum)
Rasul menjawab lamaran ali dengan “ Ahlan wa Sahlan”..yang meluncur tenang diringi dengan senyum Nabi * waaaaa Alii disenyumin Nabii… mupengg euyyyy^^ *

Ali pulang dengan perasaan bingung..nich sebenernya lamaran ku diterima apa nggak sichhh???? Mungkin Begitu kali ya yang dipikirnya…he..he..he…
Kawan-kawan yang menyarankan Ali untuk maju pun bertanya “ Gimana sob lamaran sampeyan..diterima nggak?”
Ali..; “ Nggak ngerti dech…!!!klo jawabnya Ahlan Wa Sahlan gimana tuhhh?”
Kawan : “ Wadowwww Aliiiii payah bener dah!! Ah sampeyan…. gitu artinya IYAAA ,,, sampeyan diterimaa.., klo Nabi yang jawab satu aja udah cukup.. lah ini sampeyan dapet dua..Ahlan artinya Iya..Sahlan juga..Ahlan wa Sahlan berarti ente dapet dua-duanya sobbbb……Barokallah!!”(

Amin Ya Robb)

Akhirnya gayung cinta Ali bersambuttt * Suksesssssss *
Ali pun menikahi Fatimah dengan menjual baju besinya * yang ternyata juga pemberian dari Rasulullah SAW *..

Romantisme Ali dan Fatimah gak berhenti sampe disini aja…..dalam suatu riwayat dikisahkan , setelah mereka menikah ceritanyaa Fatimah coba-coba nich buat godain Aliiiii..
Fatimah berucap “ Suamiku…sebenernya sebelom aku nikah sama kamu aku udah jatuhh hatii ama seseorang?”
Ali punn menjawab * sambil gemess dan cemburu * “Hahhh..siapa tuh? Siapa orangnya..kok bisa? Lantas kenapa kamu mau menikah dengan saya “..
dengan santainya Fatimah menjawab..”YAh orang itu adalah engkau ya Aliii …”
Ya ampunnnn romantisnya pasangan inii……..
sebenernya masih banyak kisah-kisah Romantis Ali dan Fatimah lainnya… apalagi suka dan duka saat mereka membina mahligai pernikahannn…sedihh..haruuu..dan bahagiaa * serius looo….*
Tapi untuk sementara aku tulis yang ini dulu ajaa dech!!…*soalnya panjangg amatttt*

Kisah ini disampaikan
agar kita bisa belajar lebih jauh dari ‘Ali dan Fathimah
bahwa ternyata keduanya telah memiliki perasaan yang sama semenjak mereka belum menikah tetapi dengan rapat keduanya menjaga perasaan itu
Perasaan yang insyaAllah akan indah ketika waktunya tiba..
Kisah ini diambil dari buku Jalan Cinta Para Pejuang, Salim A.Fillah
chapter aslinya berjudul “Mencintai sejantan ‘Ali”

By : Orang akhir zaman yang mengidolakan Imam Ali setelah posisi Rosululloh SAW

Kategori:Kisah & Teladan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: