Beranda > Puisi > Surat Cinta Hatiku

Surat Cinta Hatiku


Cinta menyuratiku dari ujung kaki sehabis jengah lelah berdiri dalam sepi

Dari lelangit jiwa, ia utus merpati putih bermahkota kapas dan kaca

Menepis gerimis, merubah haluan hujan ke arah kegersangan

Setelah sepi kehabisan cairan untuk menyuntik diri ini

Cinta menyuratiku dari sisa-sisa bias pelangi sehabis gerimis pergi

Dari cakrawala ratusan bintang bersendawa dengan suara merdu terasa

Aku tertimpa setumpuk senyuman semesta

Tali pitanya berbentuk hati merah jambu menyimpan senyum tersipu dari seseorang

Cinta menyuratiku dari puing-puing harapan yang hampir terbuang

Namun angin dari kepakan sayap merpati putihnya belalakan mataku

Menyentuh kornea hingga sendi-sendi yang nyeri tertawa

Sembuhkan lukaku…

Cinta menyuratiku untuk mencintaimu melalui proses

Cinta menyuratiku untuk menaruh pandangan pada cinta masih yang terbit mengintip

Meski di ufuk jauh, tak ada mata menaruh

Dalam suratnya Cinta berkata..suratilah ia dengan surat ini….
-amaif-

Kategori:Puisi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: