Beranda > Puisi > ketika hidup bermakna pilihan, dan hati tak rela..

ketika hidup bermakna pilihan, dan hati tak rela..


sekian lama dalam arus waktu aku menunggu.
berlalu dan enggan memangku…
menepis sekian perasaan yg ku anggap semu,
membuang segudang harapan yg ku anggap telah hilang.

Lalu aku lanjutkan hidup dalam sekelumit perjuangan sendirian,,hanya untuk bisa bertahan.
Aku dan mereka, telah membawa bukti bahwa satu persatu mereka telah menjatuhkan hati.
Melahap waktu dengan sekian gelimangan kebahagiaan,
sementara aku, seolah hilang dalam kilauan permata-permata mereka.
Hingga aku duduk disini, melayangkan pikiran ke arah maya dan berduet dengan LCD…setiap hari.

Dunia ini mempertemukan aku dengan sebuah nama, nama asing dalam sejarah hidpku.
Indah dan penuh makna, dan aku terpana.

Aku mengenalnya dalam kehampaan
aku mengenalnya dengan ketidakpastian.

Namun seolah aku hidup didalamnya, dia telah memberi secercah keinginan, lalu berubah menjadi harapan.
Akulah yg menginginkanya kini, akulah yang melamunkannya kini.

Dalam setiap saat yang aku lalui, adalah penantian sapaannya yg seolah mengobati.
Dalam setiap waktu yg ku tunggu, adalah harapan yang teraih..
Dan aku mampu menjadi segalanya yg dia mau…
aku bahagia setiap hari…
ketika huruf demi huruf dia rangkai dalam obrolan.
ketika rasa demi rasa terutarakan dalam perbincangan
dan ketika ujung kesedihan dia teteskan dalam airmata yg berlabuh kepadaku.
Aku bangga menjadi bagian darinya, meski aku tau sebongkah harapan lainnya telah jatuh terbangun untuk mendapatkannya.

Aku bangga menjadi apa yang dia tau, meski hanya untuk sementara kemungkinanku…karena sebongkah harapan itu kini telah benar2 terbangun dan menggenggamnya erat.
Seolah takan lagi ia lepaskan….
Aku bangga dalam kemungkinan kekalahanku,
Aku bangga menjadi salah satu pilihan itu

Dan aku bangga ketika harus aku akui bahwa,,,,
seseorang yang aku ceritakan ini adalah

kamu sha,

dan aku telah menumbuhkan cinta dsini ,jauh dari pandanganmu
jauh dari kenyataanmu, karena dia sangat nyata bagimu

dan aku adalah sesuatu yg datang dan kan kembali menghilang.

Semoga persuaanku denganmu adalah awalku untuk mengkahiri semuanya.
Dan buanglah aku jauh dari pilihan itu….
aku kan kembali menjadi aku yang sendiri.

Kembalilah padanya yg jua hanya kemungkinan yg menelurkan kemungkinan2 lain untuk menjadi mungkin atau tidak mungkin.

Kategori:Puisi
  1. Juli 13, 2011 pukul 7:40 pm

    menyentuh banget😥

  2. Agustus 19, 2011 pukul 11:11 am

    ::ketika hidup bermakna pilihan, dan hati tak rela::
    mantapp hihih

  3. November 5, 2011 pukul 3:31 pm

    makasih🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: